Lo Fefu A'oi Tola - Hato Ya'o - Orin Lase
Lagu ciptaan Antonius L yang dinyanyikan oleh Orin Lase ini mengisahkan tentang seseorang yang tidak bisa memenuhi semua keinginan/kemauan sang pacar.
Dia mengingatkan kembali bahwa dulu mereka sudah sepakat, baik buruknya kisah cinta mereka hendaknya dibicarakan bersama.
Si cowok malah marah-marah terus, sepertinya kasih sayang itu sudah pudar.
Beberapa pesan yang disampaikan dalam lirik lagu lö fefu a'oi tola / hatö ya'o yaitu:
- Menjalin hubungan dengan seseorang bukan berarti apa yang kamu minta kepadanya maka harus dia penuhi dan diikuti. Pahami kondisinya apakah dia mampu atau tidak. Jangan memaksakan kehendakmu.
- Permasalahan hendaknya dituntaskan bersama. Jangan didiamkan atau malah dijadikan sebuah alasan agar hubungan keduanya jadi renggang.
- Tunjukkan kepada pacarmu bahwa kamu adalah pria yang bertanggungjawab dan bisa memberi solusi dalam setiap masalah yang ada. Marah itu sikap tidak terpuji dan hanya dimiliki oleh seorang cowok pengecut.
- Bila pacarmu tak juga menunjukkan perubahan, malah ngambek gak jelas dan semakin parah, maka sebaiknya tinggalkan saja. Dia gak cocok buatmu.
Lö Fefu A'oi Tola - Hatö Ya'o
Lö fefu a'oi tola
Lö fefu oi itörö
U o'ö niwa'ömö
He sitebai ukhamö
Somasi dödö...
*
Asese no uwa'ö
Asese ufatunö
No ö'ositengagö
Lö khöu fo'angeraigö
No ö'osilö'ö...
Reff
Olifu'ö memböröta, itaria tadunö-dunö
He sisökhi he na lö'ö, tafao wamatunö
Ha wa'aoi tobali, hawa öfabalösi
Hadia lö fa'omasi, bakha ba dödö
Meno sa'ae simanö
Lö guna utohugö
Sökhi ulau mofanö
He sifao tawa hörö
Me hatö ya'o
Kembali ke *, Reff
Hadia lö fa'omasi, bakha ba dödö
Terjemahan
Tidak semua serba bisa
Tidak semua harus dipenuhi
Ku ikuti yang kamu bilang
Sekalipun aku tak mampu
Keinginan hati
Sering kubilang
Sering kuberitahu
Malah kamu tak peduli
Tak sekalipun kamu mikir
Malah kamu anggap tidak
Kamu lupain yang dulu, sesekali kita bicarakan
Sekalipun baik atau tidak, kita bicarakan bersama
Kenapa malah terbalik, kenapa jadi marah
Apakah tak lagi ada cinta didalam hati
Karena sudah begitu
Tak guna ku teruskan
Baiknya aku pergi
Walau bersama air mata
Karena tinggal aku

Post a Comment